Mahasiswa KKN-MAs Kelompok 100 UMRI Ajari Warga Desa Rawang Kao Barat Bikin Teh Herbal dari Daun Kelor
KLIKCERDAS.COM, LUBUK DALAM - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Muhammadiyah Aisyiyah (KKN-MAs) Kelompok 100 Universitas Muhammadiyah (UMRI) ajari warga Desa Rawang Kao Barat, Kecamatan Lubuk Dalam, Kabupaten Siak, Riau, bikin teh Herbal dari daun Kelor, Jumat (5/9/2025). Warga begitu antusias mendapatkan ilmu baru tersebut.
Salah seorang anggota KKN-Mas, Misni mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan manfaat daun kelor yang selama ini dikenal sebagai “superfood” karena kandungan gizinya yang sangat tinggi, sekaligus memberikan keterampilan sederhana dalam mengolahnya menjadi minuman herbal yang sehat dan bernilai ekonomi.
"Daun Kelor terkenal kaya manfaat bagi kesehatan. Daun ini gampang tumbuh, sayang bila tidak dimanfaatkan," ujar Misni didampingi beberapa mahasiswa dari kelompok yang bertugas di Rawang Kao Barat ini.
Di hadapan ibu-ibu, Misni menjelaskan mengenai khasiat daun kelor, yang kaya akan vitamin A, vitamin C, kalsium, zat besi, serta antioksidan. Daun kelor dipercaya dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh, menjaga kesehatan mata, mengontrol gula darah, hingga mencegah penuaan dini.
Sosialisasi ini diharapkan mampu menambah wawasan masyarakat tentang potensi besar tanaman kelor yang mudah ditanam di pekarangan rumah.
Selanjutnya, mahasiswa memberikan tutorial cara pengolahan daun kelor menjadi teh herbal, mulai dari pemilihan daun, proses pencucian, pengeringan, hingga cara penyeduhan yang benar. Warga juga diajak untuk mencoba langsung, sehingga dapat mempraktikkan di rumah dengan mudah. Selain bermanfaat bagi kesehatan, teh kelor juga berpotensi dikembangkan menjadi produk UMKM desa yang bernilai jual tinggi.
Masyarakat, terutama ibu-ibu PKK, terlihat antusias mengikuti kegiatan ini. Mereka menyambut baik gagasan pengolahan kelor menjadi teh herbal karena selain praktis, hasilnya dapat digunakan untuk kebutuhan keluarga maupun dijadikan peluang usaha.
Dengan adanya sosialisasi ini, mahasiswa KKN-Mas berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya pemanfaatan tanaman lokal yang bernilai gizi tinggi. Teh herbal dari daun kelor diharapkan menjadi salah satu produk unggulan desa yang mampu mendukung kesehatan sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat. (ila)



Sri Lestari



