SMPN 44 Pekanbaru Diminta Rawat dan Jaga Pohon yang Ditanam
KLIKCERDAS.COM, PEKANBARU - Untuk pertama kalinya sejak dilantik, Wakil Walikota (Wawako) Pekanbaru Markarius Anwar mengunjungi sekaligus melakukan penanaman pohon di lingkungan SMPN 44 Pekanbaru. Dalam kesempatan itu, Plt. Kadisdik Pekanbaru Syafrian Tommy S.STP, MSi meminta agar sekolah yang berada di Kelurahan Palas itu dirawat dan dijaga.
Hal itu disampaikan Plt. Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) kota Pekanbaru Syafrian Tommy usai menghadiri penanaman pohon di lingkungan SMPN 44 Pekanbaru, oleh Wawako Markarius Anwar, Jumat (30/01/2026).
"Pesannya yang pertama, apa yang sudah ditanam ini dirawat dan dijaga. Selain itu, apa yang sudah ditanam ini dijadikan media pembelajaran," ujarnya.
Syafrian Tommy pun berpesan agar orangtua siswa yang mengantar jemput anaknya ke SMPN 44 agar memperhatikan keselamatan, rambu-rambu lalulintas serta menggunakan kelengkapan saat berkendara seperti helm. Pesan ini disampaikan mengingat kondisi Jalan Damai yang kini tengah dibangun jalan Tol.
Sementara Kepala SMPN 44 Pekanbaru, Gusna Dewi mengaku penanaman pohon ini sudah menjadi program sekolah yang ia pimpin. Hal ini terbukti ketika sekolah yang berada di kelurahan Palas ini meraih Adiwiyata tingkat kota Pekanbaru tahun 2024 lalu. Dan insyaallah tahun ini tingkat provinsi.
Ia mengatakan, penanaman pohon ini sudah menjadi salah satu programnya bahwa anak tidak hanya bisa menanam tapi nanti memeliharanya dan mungkin insyaallah memetik hasilnya.
"Kebetulan pohon yang kami tanam adalah pohon buah-buahan. Ini menumbuhkan suatu di jiwa anak sehingga mungkin di rumah mereka bisa mempraktekkan lahan-lahan kosong, memeliharanya dan mencintai lingkungannya sehingga anak-anak ini bisa belajar dengan nyaman, aman," tandasnya.
Saat ditanya berapa banyak pohon yang ditanam hari ini, Gusna Dewi mengatakan, lebih kurang 21 pohon, sesuai dengan undangan. "Tapi insya Allah kami memiliki seribu batang bantuan pohon buah-buahan dari SMK Pertanian," ujarnya.
Gusna Dewi pun berharap agar peserta didiknya itu tetap memelihara dan mencintai lingkungannya, menjaga dan merawatnya. Mudah-mudahan tidak terjadi bencana-bencana yang bersifat banjir. Karena pohon yang ditanam ini menghisap resapan air yang berlebih, ucapnya.
"Mudah-mudahan negara kita, khususnya kota Pekanbaru, menjadi kota green city yang sesuai dengan program pemerintah kita," tukasnya.
Pesan senada juga disampaikan Gusna Dewi terhadap orangtua siswa yang mengantar jemput anaknya ke SMPN 44. Ia mengatakan, mengingat masih ada pembangunan tol di Jalan Damai, tentu ada dampaknya sedikit.
Untuk itu Gusna Dewi meminta agar para orangtua siswa berhati-hati ketika mengantar jemput anak ke sekolah karena kondisi jalan yang sedikit mengalami kerusakan. "Mungkin setelah selesai mereka akan merapikan dan diperbaiki," ucap dia.
Sementara saat disinggung mengenai Makan Bergizi Gratis (MBG), Gusna Dewi mengaku sudah berjalan 2 bulan. Ia mengaku 415 siswa SMPN 44 Pekanbaru cukup antusias memakan MBG karena makanannya cukup bergizi.
"Ada sayur, ada proteinnya, protein nabati juga ada, tahu tempe, buahnya juga ada. Cuma sayang ada beberapa orang anak yang tidak biasa mungkin makan sayur atau tidak suka sayur. Cuma kita berusaha memberikan edukasi bahwa sayur itu bermanfaat untuk kita," ucapnya.
Terkait pembangunan gedung yang berasal dari Kementerian Pendidikan di sekolah yang ia pimpin, Gusna Dewi mengaku hingga saat ini belum ditempati karena listrik belum masuk.
"Alhamdulillah ini yang kami tunggu-tunggu, yang kami impikan. Alhamdulillah kita sudah ada kantor, cuma belum bisa ditempati. Masih dalam rangka memasukkan listrik dalam proses. Mudah-mudahan dalam bulan ini selesai. Dan anak-anak juga memiliki labor komputer. Kita dapat bantuan IFP, mudah-mudahan anak bisa belajar memanfaatkan TV digital untuk kelancaran proses belajar mereka dan menggali ilmu pengetahuan sebanyak-banyaknya, pungkasnya.
Adapun gedung yang baru dibangun di sisi selatan SMPN 44 tersebut diantaranya, kantor 1, UKS 1, ruang kelas 1, dan labor komputer 1, WC atau toiletnya 2 unit. (fin)



Sri Lestari



