Bapenda Riau Dituntut Tingkatkan PAD, Diminta Gali Pajak Perusahaan

Bapenda Riau Dituntut Tingkatkan PAD, Diminta Gali Pajak Perusahaan
Plt Kepala Bapenda Pekanbaru, Muhammad Sayoga hadir dalam rapat kerja dengan Pansus optimalisasi Pendapatan Daerah. (Foto: Iwan)

KLIKCERDAS.COM, PEKANBARU - Plt Kepala Bapenda Riau, Muhammad Sayoga mengakui pihaknya diminta oleh Pansus Optimalisasi Pendapatan Daerah DPRD Riau agar meningkatkan pendapatan daerah. Namun peningkatan tersebut tidak ditentukan secara nominal.

"Yang pasti semaksimal mungkin kita bisa lakukan," ucapnya usai rapat bersama dengan Pansus Optimalisasi Pendapatan Daerah DPRD Riau, Rabu (14/01/2026).

Sayoga mengaku pihaknya bukan hanya PT RAPP saja yang dia targetkan untuk setoran pajak. Melainkan semua perusahaan khususnya industri besar bukan hanya satu jenis pajak. Menurutnya ada beberapa jenis pajak yang ia kenakan. Seperti pajak kendaraan bermotor, pajak bahan bakar kendaraan bermotor, pajak permukaan dan pajak alat berat.

Ia mencontohkan, seperti RAPP pajak air permukaan lebih kurang yang Rp1,7- Rp1,8 miliar sebulan. Pajak PBB-PKB lebih dari Rp5 miliar sebulan.

"Untuk PKB kita belum dapat sampaikan data, karena tadi kita memang tidak membawa datanya. Untuk pajak alat berat, barusan dilakukan pembayaran senilai Rp300 jutaan oleh RAPP," ujarnya.

Sayoga berjanji, Bapenda Riau akan memanggil semua perusahaan di Riau untuk meningkatkan PAD. Sehingga jangan sampai ada perusahaan yang melaporkan pajak tidak sesuai ketentuan ataupun tidak sesuai realita.

Seperti diketahui, menejemen PT RAPP mengaku terkait operasional grup APRIL tersebut di Riau yang meliputi penambahan kapasitas, penambahan produksi dan BBM, pihaknya menyumbang PAD ke Riau sebesar Rp100 miliar lebih tahun 2025.

Manager Humas PT RAPP, Muhammad Wan Jack saat ditanya apakah setoran Rp100 miliar tersebut sudah maksimal, Wan Jack mengatakan pihaknya tak bisa bilang maksimal karena tagihannya segitu.

"Itu tidak bisa kita bilang maksimal atau tidak, karena tagihannya segitu, pemakaiannya segitu, jumlahnya segitu," pungkasnya. (fin)