Kolaborasi Mahasiswa KKN-MAs Kelompok 100 UMRI dan Masyarakat Tanam Matoa di Desa Rawang Kao Barat
KLIKCERDAS.COM, LUBUK DALAM - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Muhammadiyah Aisyiyah (KKN-MAs) Kelompok 100 Universitas Muhammadiyah (UMRI) berkolaborasi dengan masyarakat menanam bibit pohon matoa di Desa Rawang Kao Barat, Kecamatan Lubuk Dalam, Kabupaten Siak, Riau, Selasa (19/8/2025). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program kegiatan mahasiswa yang beranggota 12 orang tersebut.
Anggota KKN-MAs Kelompok 100 Universitas UMRI Desa Rawang Kao Barat, Essyva Zulfa’aul Mila mengatakan bibit matoa dipilih karena pohon matoa merupakan tanaman khas Indonesia yang memiliki banyak manfaat.
"Pohon matoa juga dijuluki pohon harapan. Selain buahnya yang manis dan segar, pohon ini juga memiliki nilai ekologis, yaitu sebagai penyerap karbon, peneduh, serta menjaga kelestarian lingkungan. Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian mahasiswa KKN-Mas dan masyarakat desa terhadap kelestarian alam sekaligus penghijauan lingkungan," ujar Essyva Zulfa’aul Mila.

Diungkapkan, penanaman bibit matoa ini bukan hanya menanam pohon, tetapi juga menanam harapan. Harapan akan desa yang lebih hijau, udara yang lebih segar, serta lingkungan yang lebih lestari untuk generasi mendatang.
Essyva berharap pohon-pohon matoa yang ditanam di TK, SD, Pesantren, dan Kantor Desa diharapkan tumbuh subur, memberi keteduhan, dan menghasilkan buah yang bisa dinikmati bersama.
"Kegiatan ini juga diharapkan menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk terus menjaga lingkungan sekitar dan mengembangkan potensi desa melalui pemanfaatan tanaman lokal. Pohon-pohon matoa ini kelak dapat menjadi warisan berharga, simbol kebersamaan, serta pengingat bahwa kerja sama antara mahasiswa dan masyarakat dapat menciptakan perubahan positif yang nyata," tuturnya.
Pemilihan lokasi ini dilakukan agar pohon matoa kelak memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, baik sebagai peneduh, penyedia buah, maupun simbol penghijauan desa.
Pantauan di lapangan, sejak pagi hari, mahasiswa KKN-Mas bersama perangkat desa dan warga telah berkumpul di lokasi penanaman. Bibit-bibit matoa ditanam secara gotong royong di beberapa titik strategis, yaitu di halaman Taman Kanak-Kanak (TK), SD Negeri 09 Rawang Kao Barat, pesantren, serta Kantor Desa.
Prosesi penanaman dilakukan dengan penuh kesungguhan, mulai dari menggali lubang, menanam bibit, menyiram air, hingga merapikan tanah di sekitarnya. Tidak hanya mahasiswa dan perangkat desa, anak-anak TK dan SD juga ikut antusias menyaksikan bahkan membantu sederhana seperti menyiram tanaman. Kehadiran mereka menjadi harapan bahwa kesadaran menjaga lingkungan dapat ditanamkan sejak usia dini.
Seperti diketahui, sebanyak 12 mahasiswa UMRI melaksanakan KKN-Mas Kelompok 100 di Desa Rawang Kao Barat sejak 31 Juli 2025 lalu. Bertindak sebagai Dosen Pembimbing Lapangan adalah Agustiawan SE MSc Aks.
Kelompok ini terdiri dari Maharani Shatya Nadana, Rifqy Ariq Mukhti, Derry Artha Kharisma , Aulia Okta Anada, Lailatuzzuhro, Arie Anjasmara, Salsabillah Sarah Nur, Noval Yodyandika, Susanti Azharah, Sarfan, Essyva Zulfa’aul Mila dan Misni. (ila)



Sri Lestari



