Pemkab Kampar Pastikan Bahan Pangan untuk MBG Berkualitas dan Sehat

Pemkab Kampar Pastikan Bahan Pangan untuk MBG Berkualitas dan Sehat
Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar, Dr Ardi Mardiansyah SSTP MSi, saat menghadiri Rapat Konsolidasi Program MBG. (Foto: Kehumasan Setda Kampar)

KLIKCERDA.COM, PEKANBARU – Pemerintah Kabupaten Kampar menyatakan kesiapannya untuk menyukseskan program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG). Pemkab Kampar akan memastikan ketersediaan bahan pangan lokal yang berkualitas.

Hal ini ditegaskan oleh Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar, Dr Ardi Mardiansyah SSTP MSi, saat menghadiri Rapat Konsolidasi Program MBG yang diselenggarakan oleh Badan Gizi Nasional (BGN) di The Premiere Hotel Pekanbaru, Sabtu (21/2/2026).
 
Rapat strategis ini dipimpin langsung oleh Wakil Kepala BGN, Irjen Pol (Purn) Sony Sonjaya SIK, dan dibuka oleh Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Dr Syahrial Abdi AP MSi. Dalam sambutannya beliau mengapresiasi langkah BGN dalam memperkuat infrastruktur gizi di daerah Kegiatan ini bertujuan untuk menyelaraskan langkah antara BGN dengan Kepala Satuan Pelayanan (Kasatpel), mitra, serta yayasan pengelola di wilayah Provinsi Riau. 

Dalam kesempatan tersebut, Pj Sekda Kampar Ardi Mardiansyah didampingi Asisten II Setda Kampar, Muhammad MSi dan Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Kampar, Dr Yuli Usman MAg. Kehadiran delegasi Kampar ini menunjukkan komitmen kuat daerah dalam mendukung Program Makan Bergizi Gratis yang menjadi prioritas nasional. 

“Kami dari Pemerintah Kabupaten Kampar hadir untuk memastikan bahwa koordinasi dengan Badan Gizi Nasional berjalan linear hingga ke tingkat teknis di lapangan. Fokus kami adalah memastikan ketersediaan bahan pangan lokal yang berkualitas untuk mendukung operasional program ini nantinya,” ujar Ardi Mardiansyah di sela-sela kegiatan. 

Acara yang diikuti oleh seluruh jajaran Forkopimda Riau dan berbagai mitra, yayasan berlangsung dengan khidmat . melalui konsolidasi ini, BGN berharap seluruh Kasatpel dan mitra di daerah memiliki pemahaman yang seragam mengenai standar gizi dan prosedur operasional program nasional ini. (ila)