Mahasiswa KKN-MAs Kelompok 100 UMRI Pasang Peta Denah Desa Rawang Kao Barat

Mahasiswa KKN-MAs Kelompok 100 UMRI Pasang Peta Denah Desa Rawang Kao Barat

KLIKCERDAS.COM, LUBUK DALAM - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Muhammadiyah Aisyiyah (KKN-MAs) Kelompok 100 Universitas Muhammadiyah (UMRI) memasang peta deba Desa Rawang Kao Barat, Kecamatan Lubuk Dalam, Kabupaten Siak, Riau, Selasa (2/9/2025). Kegiatan ini melihat perangkat desa dan masyarakat setempat. 

Salsabillah Sarah Nur, salah seorang peserta KKN-MAs mengatakan, pemasangan peta denah desa merupakan salah satu bentuk kontribusi nyata dalam mendukung pengelolaan wilayah dan pelayanan informasi publik. Peta ini dipasang di titik strategis seperti balai desa, area pusat kegiatan masyarakat, serta dekat jalan utama, sehingga dapat dengan mudah diakses oleh warga maupun tamu dari luar desa.

"Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk menyediakan sarana informasi visual yang jelas, akurat, dan mudah dipahami mengenai wilayah desa. Peta denah desa menampilkan gambaran menyeluruh, mulai dari batas dusun, jalur jalan utama, rumah ibadah, sekolah, posyandu, kantor desa, hingga potensi lokasi wisata dan UMKM yang ada," katanya. 

Dengan adanya peta ini, diharapkan masyarakat lebih mudah mengenali letak fasilitas umum, sedangkan bagi pendatang, peta menjadi panduan praktis dalam menemukan lokasi.

Sebelum dipasang, mahasiswa melakukan pengumpulan data lapangan bersama perangkat desa. Proses ini melibatkan pemetaan wilayah, dokumentasi lokasi, hingga penentuan simbol-simbol yang sederhana agar mudah dipahami oleh semua kalangan. 

Setelah peta selesai dicetak, kegiatan dilanjutkan dengan pemasangan yang dilakukan secara gotong royong, menumbuhkan rasa kebersamaan antara mahasiswa, aparat desa, dan masyarakat.

Kegiatan pemasangan ini tidak hanya berfokus pada penyediaan sarana informasi, tetapi juga memiliki nilai edukasi. Mahasiswa menjelaskan kepada warga tentang pentingnya peta denah desa sebagai media informasi publik yang mampu mendukung tata kelola pemerintahan desa, pelayanan administrasi, hingga perencanaan pembangunan. 

Dengan adanya denah ini, pemerintah desa dapat lebih mudah dalam menyampaikan informasi wilayah, dan masyarakat pun semakin terbantu dalam aktivitas sehari-hari.

Manfaat peta denah desa juga sangat terasa bagi sektor ekonomi dan wisata. Bagi pelaku UMKM, denah dapat menunjukkan lokasi usaha mereka sehingga lebih mudah dikenal oleh pendatang. 

Bagi sektor pariwisata desa, denah menjadi panduan bagi wisatawan untuk menjelajahi spot-spot unggulan yang ada. Dengan demikian, peta denah desa bukan sekadar media informasi, tetapi juga menjadi identitas dan wajah desa yang bisa meningkatkan daya tariknya di mata publik.

Kegiatan pemasangan peta denah desa ini mendapat apresiasi yang tinggi dari masyarakat. Mereka merasa terbantu dengan adanya media visual ini, terutama untuk memberikan informasi kepada tamu dan pendatang baru. 

Mahasiswa KKN-Mas berharap, peta ini dapat dijaga dan dirawat bersama sehingga manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang. Dengan terwujudnya program ini, mahasiswa KKN-Mas tidak hanya meninggalkan karya nyata berupa fasilitas publik, tetapi juga membangun kesadaran bersama tentang pentingnya informasi yang tertata rapi untuk mendukung pembangunan desa. 

Ke depan, peta denah desa ini diharapkan menjadi salah satu ikon desa yang memperlihatkan keteraturan, keterbukaan, dan kesiapan desa dalam menghadapi perkembangan zaman. (ila)