DPRD Riau Berharap Pembangunan Pelabuhan Roro Tanjung Medang ke Tanjung Utan Malaysia Dilanjutkan
KLIKCERDAS.COM, PEKANBARU - Anggota DPRD Riau dari daerah pemilihan (dapil) Bengkalis, Dumai dan Kepulauan Meranti, Sofyan berharap pembangunan pelabuhan Roll-on/Roll-off (RoRo) Tanjung Medang, Bengkalis ke Tanjung Utan Malaysia dilanjutkan di bawah koordinasi Dinas Perhubungan Provinsi Riau. Saat ini pembangunan akses pelabuhan dari pulau Sumatera ke Malaysia masih terbengkalai.
"Kita berharap sebagai anggota DPRD Riau dapil Riau 5 meliputi Bengkalis, Dumai l, Meranti ini, harusnya dilanjutkan oleh pemerintah hari ini yang masuk dalam program RPJMD," ucapnya, Senin (21/7/2025).
Politisi PDIP DPRD Riau itu mengatakan, dengan tersambungnya akses tersebut, dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi baru di Pulau Rupat sebagai daerah yang sudah ditetapkan sebagai kawasan strategis pariwisata nasional.
"Dengan membangun pelabuhan ini, nanti akan ada turis mancanegara dari Malaysia atau dan Singapura yang mungkin berkunjung ke pulau Rupat melalui jalur Roro ini karena jarak tempuhnya sangat dekat. Kalau Roro ini hanya satu setengah jam. Kita juga bisa pergi ke Malaysia dengan menggunakan kendaraan atau kita menyeberang saja," ujarnya.
Menurut Sofyan, selain kawasan strategis pariwisata nasional, pulau Rupat juga merupakan salah satu pantai paling indah. Namun sayang, promosi serta bangunan pendukung infrastrukturnya belum maksimal.
Anggota komisi III DPRD Riau ini mengatakan, dengan memperbaiki dan memperindah pantai ini segera, terciptalah pertumbuhan ekonomi baru dan masyarakat sangat terbantu.
Ia pun mendorong pembangunan akses pembangunan titik terdekat ke Malaysia. Diharapkan dengan dibangunnya Roro ini, uang yang sudah menghabiskan belasan miliar rupiah tidak mubajir.
"Sudah ada gedungnya, sudah ada pembebasan lahannya, kemudian pelabuhannya juga sudah ada, walaupun mungkin perlu terjadi pengerukan juga karena sudah terjadi sedimentasi karena di kuala sungai yang dibangun Roro tersebut," katanya.
Sofyan pun sangat menyayangkan mangkraknya pembangunan Roro tersebut sehingga uang rakyat terbiarkan begitu saja. Yang jelas kata dia, Roro kemarin hampir selesai dari dana APBN Rp65 miliar, belum lagi dana APBD Kabupaten Bengkalis juga. (fin)



Sri Lestari



