BPBD Riau Usulkan Rp18 M di APBD 2026, Komisi IV Minta Putihkan Maintenance yang Mahal

BPBD Riau Usulkan Rp18 M di APBD 2026, Komisi IV Minta Putihkan Maintenance yang Mahal
Ma'mun Solihin

KLIKCERDAS.COM, PEKANBARU - Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau mengusulkan anggaran Rp18 miliar pada APBD Riau tahun 2026. Atas usulan itu, Komisi IV DPRD Riau minta BPBD untuk memutihkan maintenance yang mahal. 

Hal itu diungkapkan Ketua Komisi IV DPRD Riau, Ma'mun Solihin usai memimpin Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan BPBD Riau, Kamis (20/11/2025). 

"Iya, angarannya memang tidak sampai Rp20 miliar tapi belum dihitung dengan efisiensinya 20 persen. Kemudian ada pemotongan TPP juga. Jadi, hitung-hitungannya sekitar Rp17 miliar. Kalau masih ada pemotongan TPP tentu berkurang lagi," ucap Solihin.

Politisi PDI-Perjuangan itu menceritakan, setelah pihaknya menyisir total belanja rutin ternyata 87 persen, sementara untuk kegiatan-kegiatan cuma sekitar 13 persen.

"Kita cek tadi satu persatu kegiatan apa, mitigasi apa dan bagaimana persiapan terhadap bencana. Karena ini kita lihat ini sudah memasuki musim penghujan. Kita cek juga alat apa yang paling modern karena penanggulan bencana ini juga perlu dipersiapkan. Jangan sampai terjadi banjir dan kebakaran," ujarnya.

Sementara saat ditanya apakah anggaran BPBD Riau bertambah atau berkurang, menurut mereka kata Solihin berkurang. Untuk itu komisi IV DPRD Riau meminta supaya anggaran-anggaran maintenance barang-barang kantor yang tidak efektif lagi seperti mesin foto kopi yang sudah lama yang tidak berproduksi dan maintenancenya mahal supaya diputihkan saja.

"Alat-alat yang sudah tidak mutu lagi itu diputihkan daripada boros maintenancenya. Dan itu bisa digeser ke kegiatan yang dibutuhkan,

seperti persiapan logistik, bencana dan sebagainya. Dan teman-teman tadi sudah sampaikan juga, ini yang urgensinya kan di situ," tandasnya.

Menurut Solihin, mitigasi bencana penting. Masalah bencana kedepan apa yang perlu dipersiapkan supaya tidak terjadi. "Kalau terjadi ini tentu anggaran pasti lebih besar. Nah ini yang penting sebenarnya teman-teman BPBD Riau persiapkan. Kalau memang perlu alat, alat apa yang perlu dipersiapkan. Karena mencegah lebih baik ketimbang mengobati," kata Solihin.

Selanjutnya kata Solihin hasil RDP hari ini bersama BPBD Riau, akan disampaikan di rapat Banggar Riau. "Kita sudah sampaikan bahwa tolong geser anggaran-anggaran pemeliharaan yang tidak begitu penting yang menyedot anggaran besar, pindahkan ke kegiatan lain seperti persiapan logistik," pungkasnya. (fin)