Pemenang Jadi Utusan Provinsi Riau ke Tingkat Nasional, 751 Siswa Ikuti OMI

Pemenang Jadi Utusan Provinsi Riau ke Tingkat Nasional, 751 Siswa Ikuti OMI
Kakanmenag Kota Pekanbaru, Drs H Syahrul Mauludi MA menyampaikan kata sambutan. (Foto: arifin)

KLIKCERDAS.COM, PEKANBARU - Kepala kantor Kementerian Agama (Kakanmenag) Kota Pekanbaru, Drs. H. Syahrul Mauludi, MA mengatakan, pemenang Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) yang akan digelar pada 2-3 September 2025, akan dibina secara khusus karena akan menjadi utusan Provinsi Riau ke tingkat nasional.

"Nanti setelah mereka terpilih kita adakan pembinaan khusus, karena mereka menjadi utusan OMI Provinsi Riau. Setelah ini kan tingkat provinsi," ujarnya, Jumat (29/8/2025).

Syahrul Mauludi mengatakan, pihaknya menginginkan peserta OMI tingkat provinsi tersebut mayoritas dari kota Pekanbaru. Ia pun optimis karena tahun 2024 sebelumnya, peserta yang menjadi utusan di tingkat nasional, mayoritas dari kota Pekanbaru.

"Sampai hari ini peserta OMI yang mendaftar tercatat 751 peserta. Mereka terdiri dari SD, SMP, SMA, MI, MTs karena terbuka untuk umum," ungkapnya.

Terkait pendanaan kegiatan OMI, katanya, akan ditanggung MTsN. Pihaknya selaku Kemenag hanya mendukung, memberikan bentuk-bentuk acara," tambahnya.

Sementara itu, Kepala MTsN 1 Pekanbaru, Agus Salim SPDi berterimakasih kepada Kemenag Kota Pekanbaru yang mempercayakan MTsN 1 sebagai tuan rumah, sehingga menjadi kebanggan bagi keluarga besar MTsN 1 Pekanbaru. 

"Terimakasih atas kepercayaan Kemenag kota Pekanbaru mempercayakan MTsN 1 sebagai tuan rumah. Tentu ini adalah suatu kebanggan bagi keluarga besar MTsN 1 Pekanbaru. Tentu harus menjaga, menampilkan yang terbaik dalam pembukaan ini agar spektakuler," ujarnya.

Ia pun bersyukur karena atas kerjasama dengan madrasah lain yang dalam kegiatan pembukaan ini. "Alhamdulilah sukses sebagaimana disaksikan hari ini. Dan itu tidak terlepas dari dukungan dari Kemenag dan Pemko Pekanbaru dalam hal ini Asisten I Setdako yang juga Plt Kadisdik kota Pekanbaru. Tentu ini motivasi bagaimana siswa kita ini berlomba dalam sains kompetisi dan sains madrasah ini atau yang disebut Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI). Cuma berganti nama saja tapi pelaksanaannya sama," jelasnya.

Agus Salim pun berharap MTsN yang ia pimpin bisa menjadi pemenang loma OMI sehingga bisa menjadi utusan Provinsi Riau di tingkat nasional.

Ia menjelaskan untuk lomba MTs dan MI dilaksanakan di MTsN 1 Pekanbaru. Sedangkan untuk tingkat Aliyah di MTsN 3 Pekanbaru. Untuk pendanaan kegiatan OMI, imbuh Agus, tegantung sekolah dan madrasah masing masing. 

Sebelumnya, Ketua panitia OMI Kota Pekanbaru, DR Rialis MPd dalam laporannya, mengatakan acara ini didasarkan atas Dirjen Pendidikan Agama Islam Republik Indonesia nomor 4657 tahun 2025 tentang Juknis Olimpiade Madrasah Indonesia.

Kasi Pendidikan Madrasah Kemenag Pekanbaru itu mengatakan, peserta tingkat MI berjumlah 118 peserta, SD 36 orang dengan mengikuti 2 lomba mata pelajaran yakni, matematika dan IPAS. Sedangkan tingkat MTS dan tingkat SMP mata pelajarannya adalah matematik, IPA dan IPS 3 mata pelajaran, MTS se-kota Pekanbaru jumlah peserta yang mengikuti 208.

Sedangkan SMP, ucap Rialis, sekolah yang mengikuti adalah 76 peserta. Tercatat sampai hari ini bahwa di tingkat Aliah 6 mata pelajaran untuk OMI yaitu, Matematika, Fisika, Kimia, Geografi, Ekonomi, dan Fisika berjumlah untuk Madrasah Aliah se-kota Pekanbaru adalah 261 orang sedangkan yang melalui Sekolah, SMA, 66 orang.

"Jumlah peserta tahun ini di kota Pekanbaru dan seluruh undangan, berjumlah 775 peserta," tambahnya. (fin)

[29/8, 18.34] My Husband: Pemenang Jadi Utusan Riau ke Tingkat Nasional, 751 Siswa Ikuti OMI di MTsN 1 Pekanbaru

KLIKCERDAS.COM, PEKANBARU - Kepala kantor Kementerian Agama (Kakanmenag) Kota Pekanbaru, Drs. H. Syahrul Mauludi, MA mengatakan, pemenang Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) yang akan digelar pada 2-3 September 2025, akan dibina secara khusus karena akan menjadi utusan Provinsi Riau ke tingkat nasional.

"Nanti setelah mereka terpilih kita adakan pembinaan khusus, karena mereka menjadi utusan OMI Provinsi Riau. Setelah ini kan tingkat provinsi," ujarnya, Jumat (29/8/2025).

Syahrul Mauludi mengatakan, pihaknya menginginkan peserta OMI tingkat provinsi tersebut mayoritas dari kota Pekanbaru. Ia pun optimis karena tahun 2024 sebelumnya, peserta yang menjadi utusan di tingkat nasional, mayoritas dari kota Pekanbaru.

"Sampai hari ini peserta OMI yang mendaftar tercatat 751 peserta. Mereka terdiri dari SD, SMP, SMA, MI, MTs karena terbuka untuk umum," ungkapnya.

Terkait pendanaan kegiatan OMI, katanya, akan ditanggung MTsN. Pihaknya selaku Kemenag hanya mendukung, memberikan bentuk-bentuk acara," tambahnya.

Sementara itu, Kepala MTsN 1 Pekanbaru, Agus Salim SPDi berterimakasih kepada Kemenag Kota Pekanbaru yang mempercayakan MTsN 1 sebagai tuan rumah, sehingga menjadi kebanggan bagi keluarga besar MTsN 1 Pekanbaru. 

"Terimakasih atas kepercayaan Kemenag kota Pekanbaru mempercayakan MTsN 1 sebagai tuan rumah. Tentu ini adalah suatu kebanggan bagi keluarga besar MTsN 1 Pekanbaru. Tentu harus menjaga, menampilkan yang terbaik dalam pembukaan ini agar spektakuler," ujarnya.

Ia pun bersyukur karena atas kerjasama dengan madrasah lain yang dalam kegiatan pembukaan ini. "Alhamdulilah sukses sebagaimana disaksikan hari ini. Dan itu tidak terlepas dari dukungan dari Kemenag dan Pemko Pekanbaru dalam hal ini Asisten I Setdako yang juga Plt Kadisdik kota Pekanbaru. Tentu ini motivasi bagaimana siswa kita ini berlomba dalam sains kompetisi dan sains madrasah ini atau yang disebut Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI). Cuma berganti nama saja tapi pelaksanaannya sama," jelasnya.

Agus Salim pun berharap MTsN yang ia pimpin bisa menjadi pemenang loma OMI sehingga bisa menjadi utusan Provinsi Riau di tingkat nasional.

Ia menjelaskan untuk lomba MTs dan MI dilaksanakan di MTsN 1 Pekanbaru. Sedangkan untuk tingkat Aliyah di MTsN 3 Pekanbaru. Untuk pendanaan kegiatan OMI, imbuh Agus, tegantung sekolah dan madrasah masing masing. 

Sebelumnya, Ketua panitia OMI Kota Pekanbaru, DR Rialis MPd dalam laporannya, mengatakan acara ini didasarkan atas Dirjen Pendidikan Agama Islam Republik Indonesia nomor 4657 tahun 2025 tentang Juknis Olimpiade Madrasah Indonesia.

Kasi Pendidikan Madrasah Kemenag Pekanbaru itu mengatakan, peserta tingkat MI berjumlah 118 peserta, SD 36 orang dengan mengikuti 2 lomba mata pelajaran yakni, matematika dan IPAS. Sedangkan tingkat MTS dan tingkat SMP mata pelajarannya adalah matematik, IPA dan IPS 3 mata pelajaran, MTS se-kota Pekanbaru jumlah peserta yang mengikuti 208.

Sedangkan SMP, ucap Rialis, sekolah yang mengikuti adalah 76 peserta. Tercatat sampai hari ini bahwa di tingkat Aliah 6 mata pelajaran untuk OMI yaitu, Matematika, Fisika, Kimia, Geografi, Ekonomi, dan Fisika berjumlah untuk Madrasah Aliah se-kota Pekanbaru adalah 261 orang sedangkan yang melalui Sekolah, SMA, 66 orang.

"Jumlah peserta tahun ini di kota Pekanbaru dan seluruh undangan, berjumlah 775 peserta," tambahnya. (fin)