21 SMP Swasta Pekanbaru Tambah Daya Tampung Untuk SPMB 2026, Pemko Siap Support
KLIKCERDAS.COM, PEKANBARU - Sebanayak 21 SMP swasta di Kota Pekanbaru bakal menambah daya tampung peserta didik pada Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun 2026. Seluruh sekolah ini menjadi opsi bagi calon peserta didik dalam SPMB tingkat SMP.
Mereka bukan hanya bisa memilih SMP negeri tapi juga sekolah swasta. Puluhan sekolah swasta bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru dalam SPMB agar bisa menampung para pendaftar.
Kapasitas SMP negeri di kota ini belum bisa menampung seluruh lulusan SD. Data tahun 2025, daya tampung SMP negeri hanya 9.792 calon peserta didik.
Namun jumlah lulusan SD pada tahun lalu di Kota Pekanbaru mencapai 17.883. Kondisi ini membuat dinas pendidikan kembali membuka kerjasama dengan sekolah swasta.
"Untuk saat ini tercatat sekitar 21 SMP swasta telah masuk dalam skema kemitraan. Jumlah ini masih bisa bertambah jelang bergulirnya SPMB," terang Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar, Sabtu (28/2/2026).
Pemerintah kota melalui dinas pendidikan masih membuka peluang kerja sama dengan sekolah swasta lainnya. Kerjasama ini bertujuan agar seluruh peserta didik lulusan SD di Kota Pekanbaru bisa tertampung dalam SPMB.
Dirinya mengaku sudah membahas kerjasama dengan sekolah swasta dalam Rapat Koordinasi Petunjuk Teknis SPMB tahun 2026. Ia menilai kerjasama dengan sekolah swasta bisa mengatasi persoalan dalam penerimaan peserta didik.
"Kita berupaya menyelesaikan persoalan wilayah yang kesulitan mengakses sekolah negeri, sekolah swasta yang jadi mitra pemerintah kota bisa menjadi opsi," paparnya.
Markarius mengingatkan agar lewat kerjasama dengan sekolah swasta mitra bisa mencegah adanya calon peserta didik yang tidak tertampung di sekolah negeri. Ia menyebut sudah ada simulasi tahap awal terkait penerapan kerjasama ini
"Jadi para calon peserta didik bisa langsung terakomodir, jangan sampai ada yang tidak dapat sekolah," jelasnya.
Ada sejumlah jalur penerimaan dalam SPMB tahun 2026. Jalur tersebut yakni jalur domisili, jalur prestasi hingga jalur afirmasi sehingga peserta didik bisa memilih jalur pendaftarannya. (Rik)



Sri Lestari



